Kamis, 20 September 2012

Mengenal Perubahan Tubuh Bayi Baru Lahir

Mengenal Perubahan Tubuh Bayi Baru Lahir

Artikel

Bidan Care

TERVERIFIKASI

Jadikan Teman | Kirim Pesan
Bidan Romana Tari [bidancare] Sahabat bagi perempuan dan keluarga, saling memperkaya informasi kaum perempuan dibidang kesehatan dan pengalaman sehari - hari dalam hidup, Mari hidup sehat dan kreatif dalam hidup bersama bidancare

Mengenal Perubahan Tubuh Bayi Baru Lahir

REP | 21 September 2012 | 06:15 Dibaca: 168   Komentar: 8   7 dari 7 Kompasianer menilai bermanfaat
Bayi baru lahir mengalami beberapa hal yang tak jarang mencemaskan orang tua. Keadaan yang sebenarnya normal dan hanya bersifat sementara. Ketika seorang ibu melahirkan bayinya selain ingin mendengar tangisannya yang keras tentu tak sabar ingin segera menatap wajahnya dan mengamati setiap bagian bagian tubuh mungil sang bayi.
Bagi ayah dan ibu baru yang memiliki bayi pertama kali menjadi sangat terkejut ketika melihat keadaan bayi yang lahir. Kuatir bahwa hal - hal yang mereka lihat sehubungan perubahan bentuk tubuh bayi merupakan masalah bagi bayinya . Terlebih bila selama ini gambaran bayi baru lahir yang ada dalam benak mereka adalah bayi yang sehat dan sempurna secara fisik.
Agar tidak menimbulkan kecemasan, mari kita perhatikan satu persatu  agar mnegetahui  mana  perubahan yang normal akibat proses persalinan, terutama persalinan alami tanpa operasi.
Kepala.
Bagian kepala bayi baru lahir spontan alami tanpa melalui proses operasi caesar kadang tampak memanjang sedikit bagian puncak kepala, berkesan lonjong. Tidak perlu cemas ini akibat perubahan bentuk ketika bayi melewati pintu panggul ibu. Pada kasus dimana ibu tidak kuat mnegejan seringkali kepala bayi semakin lonjong dan tampak sedikit ada benjolan lunak  berisi cairan. Keadaan ini akanmembaik dengan sendirinya dan bentuk kepala akan menjadi bundar setelah beberapa waktu. Tidak boleh dipijat - atau di tekan pada bagian tersebut.
Wajah bayi.
Pada bayi baru lahir kadang ada wajahnya  sedikit kurang simetris akibat posisi selama dalam rahim, mata bengkak dan terdapat bintik - bintik putih atau bercak merah menyebar pada wajah dan tak jarang mata bayi terlihat seperti juling.  Orangtua tidak perlu cemas, keadaan ini akan membaik dan perlahan akan kembali normal. Bentuk wajah  yang sedikit tidak simetris  akan kembali normal dalam beberapa hari. Wajah berbintik putih  akibat lemak dan  wajah berbercak merah ( semacam alergi )  juga merupakan perubahan yang umum terjadi pada bayi. Bila menurut pemeriksaan hal tersebut normal maka tak perlu dicemaskan. Kondisi syaraf sekitar wajah dan  mata belum sempurna betul saat bayi baru lahir, sehingga orangtua sering panik kuatir anaknya juling karena matnya seolah terbalik dan putih semua. Perhatikan dalam beberapa waktu akan normal dengan sendirinya seiring berfungsinya syarah sekitar mata dan wajah bayi.
Dada dan perut
Pada bayi baru lahir tak jarang bagian dada terutama payudara mengalami seperti pembengkakan dan keras. Hal ini wajar akibat hormon estrogen yang dikeluarkan ibu selama hamil. Bahkan beberapa bayi mengeluarkan cairan bening atau putih dari putingnya. Tidak perlu dipijat atau ditekan - tekan, biarkan saja akan mengempis dengan sendirinya.
Perut.
Bagian perut bayi terlihat seperti  lebih besar dan tidak seimbang ( tidak  proporsional dengan dadabayi ) tidak perlu cemas, bagian perut  ini akan mengencang dengan sendirinya. Memang ketika baru lahir otot otot dinding perut bayi belum kuat betul menyangga organ dan tampak lebih mudah terlihat miring ke satu sisi atau bahkan sperti buncit. Termasuk ketika pusar bayi tampak sedikit menonjol. Tidak perlu kuatir jika dalam pemeriksaan dinyatakan semua itu normal. Perlahan lahan otot dinding perut akan semakin kuat seiring usia bayi yang bertambah.
Bagian kaki
Kaki bayi kadang ada yang sedikit menekuk ke arah dalam atau ke arah luar. ini normal jika karena posisi bayi selama dalam rahim, Untuk memastikannya maka dokter anak atau bidan akan melelkukan pemeriksaan. Tidak perlu dipijat atau dipaksa lurus dalam waktu singkat.
Kelamin
Pada bayi baru lahir, alat kelamin tak jarang menjadi perhatian utama, dan orang tua akan cemas ketika melihat kelamin anaknya. Pada bayi perempuan bibir vagina akan sedikit bengkak dan tak jarang tampak bagian berwarna pink terlihat jelas, Itu adalah hymen atau selaput dara yang perlahan akan  mengempis sendiri dan menyesuaikan bentuk bersamaan dengan pertambahan usia bayi. Bayi perempuan juga kadang mengalami mestruasi ini akibat pengaruh hormon kehamilan dari ibu yakni estrogen.
Sementara pada bayi laki laki alat kelamin pada bagian scrotum / zakar tampak lebih besar akibat terkumpulnya cairan. Dalam kondisi normal cairan ini akan mengempis sendiri ketika bayi berusia  3 - 6 bulan, perhatikan bila tidak pulih konsultasi dengan dokter anak. Tidak boleh memijat bagian scrotum. Pada bayi ada yang hanya teraba satu testis  atau tidak teraba sama sekalidalam kantung zakarnya. Jangan cemas dulu, tunggu hasil pemeriksaan dokter atau bidan, bila  memang bermasalah akan ditindaklanjuti. Pada umumnya testis yang belum turun terjadi pada bayi prematur.
Salam hangat semoga bermanfaat
Romana Tari

Kamis, 13 September 2012

Haruskah Menceraikan Istri Karna Sering Menghisap Payudaranya?

Secara medis telah dibuktikan bahwa menyusui akan menmpunyai banyak manfaat baik bagi si bayi maupun bagi si ibu sendiri. Di antara manfaat bagi si bayi adalah :
  • Imunoglobulin akan menjadikan anak mempunyai daya tahan lebih dari anak yang tidak mendapat asupan asi.
  • Kolostrum Asi dapat melindungi dari penyakit dan infeksi.
  • Dan segudang manfaat Asi lainnya.
Dan diantara manfaat bagi si ibu yang menyusui adalah : Mengurangi resiko kanker payudara, mengurangi resiko osteoporosis, mengurangi kecemasan ibu dan menambah kebahagian seorang ibu, dapat meunda proses ovulasi yang menjadikan Asi sebagai Natural Birt Control dan segudang manfaat lainnya.
Semua itu tidak masalah karna memang fungsinya untuk bayi, namun kadang -kadang sang ayah juga iri terhadap asupan ASi lewat payudara ini. Sebenarnya sang suami itu iri karna montoknya payudara sang istri namun karna sama-sama dihisapa maka Asipun kerap ikut masuk dan dinikmati oleh para suami ini. Sebagaimana manfaat bagi si ibu yang mempunyai efek merelaxasi, ketika payudara Istri dihisap suami juga akan mempunyai efek tadi tapi “plus” sebagai penambah gairah seksual istri dan terbukti bisa menambah tingkat orgasme berlipat-lipat. Sampai tindakan penghisapan tidak menjadikan pertanyaan namun ketika Asi Istri juga menjadi  ”minuman “bagi sang Suami makan kita perlu belajar mengaji karna Asi telah disyariatkan menjadi garis merah dalam masalah pernikahan. Apakah sang suami tidak menjadi Muhrim ketika keseringan meminum air susu Mami?
Para Ulama sepakat bahwa Asi dari seorang perempuan akan menjadikan Mahram bagi yang disusui namun masalah muncul ketika ada beberapa hal yang perlu dikaji secara mendalam.
1.  Apakah ada kadar mininal?
2.  Umur yang disusui .
3. Apakah terminumnya ASI istri bisa jadikan mahram dan harus cerai??
Berikut rangkuman pendapat ulama dan sumber hadits tentang batasan minimal asupan asi yang menjadikan mahram.
  • Imam Abu Hanifah, Imam Maliik dan Imam Ahmad  berpendapat tidak ada batas minimal.
  • Imam Syafi’i dan Imam Ahmad berpendapat bahwa 5 kali asupan asi yang mengenyangkan.
  • “Satu atau dua isapan tidak menyebabkan haram” (HR Muslim). dan hadist nabi yang lain ”menyusu (yang menjadi sebab haram) adalah yang masuk kedalam lambung (seperti makanan)”
  • hadits yang diriwayatkan Imam Muslim dari Sayyidah Aisyah ra. bahwa menyusui yang menyebabkan haram adalam lima kali menyusui.
Garis besar yang bisa kita tarik dari beberpa pendapat ini adalah asupan asi 5 kali dalam takaran kenyang menjadi lebih kuat dalam pembentukan status mahram. Karna hal tersebut masih menyisakan pertanyaan besar di benak para Bapak yang sering menghisap payudara sang Istri. Apakah juga menjadi kan mahram sehingga istrinya yang cantik harus dicerai sekarang juga karna tadi malam selesei menghisap payudara sang Istri??? tunggu dulu!!
Allah berfirman : “Diharamkan atas kamu (mengawini)…….. ibu-ibumu yang menyusui kamu”.  (QS. An-Nisa [4]: 23 Tidak akan disebut ibu kecuali kalau yang menyusu masih kecil dan batasan kecil parameternya berdasarkan pada firman Allah Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan pernyusuan (QS al Baqarah [2]: 233).Dengan demikian umur dari Yang disusui mempunyai batasan dua tahun hijrah.
Dengan demikian teranglah bahwa Pernikahan tetap sah walaupun Suami sering menghisap Asi Sang  Istri Karna hidup terlalu mahal untuk dilewatkan tanpa romantisme dan kenikmatan hubungan suami istri
Wallahu a’lam bisshowab
Narasi Oleh Nurkholis Ghufron
Diolah dari berbagai sumber bahan bacaan,dan tetap menerima masukan hujjah.

Ketika Koruptor Dibela

Sudah kronisnya penyakit korupsi Indonesia membuat moral negara ini semakin terpuruk dari hari ke hari. Bukan hanya penguasa dan pengusaha yang mendapatkan dampaknya, karyawan dan rakyat kecil juga merasakannya. Salah satu fenomena menarik yang terjadi dalam pemberantasan korupsi adalah membela koruptor.
Contohnya Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana yang sempat membuat kicauan di twitternya tentang pengacara (advokat) yang mati-matian membela koruptor. Pernyataan yang membuat dia mendapat serangan balik dari pengacara koruptor tersebut. Kemudian fenomena membela koruptor kembali muncul pada kasus dugaan korupsi yang dilakukan Hartati Murdaya Poo. Para karyawan Hartati melakukan demo “save hartati” di depan KPK.
Kemarin para pendukung setia Siti Hartati Tjakra Murdaya ini kembali hadir ketika Hartati datang ke KPK. Mereka setia menunggu Hartati sampai selesai melakukan pemeriksaan bahkan sampai satu jam setelah Hartati dijebloskan ke tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada Rabu, 12 September, malam. Wajah penuh kesedihan masih terlihat kesedihan dari raut wajah mereka. Sebagian terus menangis melihat kondisi Hartati yang melemah saat di giring ke rumah tahanan KPK.
“KPK hanya berani kepada perempuan,” ujar seorang pria berbaju batik coklat. “Nanti kami akan turunkan massa,” tambahnya sambil menyeka air matanya dengan sapu tangan (tempointeraktif.com).
Para pendukung setia Hartati ini menjadi sebuah fenomena menarik dalam pemberantasan korupsi. Para pendukung yang sebenarnya tidak terlalu tahu tentang kasus korupsi yang menimpa Hartati, tetapi setia mendukung karena Hartatilah “majikan” mereka. Mereka takut penahanan Hartati akan mengancam kehidupan mereka. Mereka takut penahanan Hartati akan membuat mereka kehilangan mata pencaharian.
Fenomena ini membuat pemberantasan korupsi menjadi sebuah dilema. Apalagi jika yang ditahan adalah seorang pengusaha yang punya ratusan bahkan ribuan pekerja. Nasib para pekerja itu kerap kali menjadi ikut terancam. Namun bagaimana pun resikonya, pemberantasan korupsi harus tetap dilakukan. Berharap para pendukung setia Hartati bisa memahaminya.